LAPORAN ANALISIS 7P
"ONDE ONDE LUMER"
Nama Anggota :
Linda
Melinda 13215838
Raprini Meidina 15215666
Retna Nur Fatimah Z 15215786
Kelas :
4EA20
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
JURUSAN MANAJEMEN
2018
PEMBAHASAN
Salah
satu strategi yang berhubungan dengan kegiatan pemasaran perusahaan
adalah marketing mix strategy
yang didefinisikan oleh Kotler dan
Armstrong (1997) yang menyatakan bahwa “marketing mix as the set of controllable marketing variables that
the firm bleads to produce the response it wants in the target market”.
Dari
definisi diatas dapat diartikan bahwa bauran pemasaran merupakan
variable-variabel terkendali yang digabungkan untuk menghasilkan tanggapan
yang diharapkan dari pasarsasaran. Terdapat 7 unsur marketing mix (Marketing Mix 7p) yaitu :
1. Produk
2. Price
3. Promotion
4. Place
5. Partisipant atau People
6. Proses
7.
Physical
Evidence
1.
PRODUCT
Produk merupakan elemen penting dalam
sebuah program pemasaran. Strategi produk dapat mempengaruhi strategi pemasaran
lainnya. Pembelian sebuah produk bukan hanya sekedar untuk memiliki produk
tersebut tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.
Produk usaha yang kami jalankan adalah
bergerak dalam bidang kuliner makanan ringan yaitu onde-onde. Bahan dasar dari
produk usaha ini ialah tepung ketan yang sudah tidak asing bagi masyarakat.
Tepung ketan dapat diolah berbagai macam makanan. Salah satunya diantaranya
adalah onde-onde. Selain itu, onde-onde merupakan makanan ringan yang digemari
oleh masyarakat, dan mudah diperoleh dalam mengkonsumsinya.
Sejauh pengamatan kami, telah banyak orang
yang menjalankan usaha onde-onde ini, dan ditemui terdapat banyak variasi menu
dan harga yang ditawarkan. Usaha onde-onde yang kami jalankan saat ini adalah
onde-onde dengan variasi berbeda. Yaitu onde onde cokelat lumer. Produk usaha
yang kami jalankan adalah bergerak dalam bidang kuliner makanan ringan yaitu
onde-onde. Bahan dasar dari produk usaha ini ialah tepung ketan yang sudah
tidak asing bagi masyarakat.
Produk yang kami buat yaitu salah satu
makanan tradisional Indonesia khusus nya di daerah Jakarta. Biasanya makanan
ini termasuk makanan basah yang sering dijual di pasar atau di pinggir jalan.
Onde onde biasanya terbuat dari kacang ijo, tetapi kami akan membuat inovasi
baru dengan rasa yang berbeda. Onde onde yang kami buat adalah onde onde coklat
lumer yang jika dimakan akan keluar
coklat yang meleleh di dalam mulut.
Dengan era modern sekarang, banyak kaum
muda dan anak milenial yang suka mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar
coklat. Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat. Ini adalah salah
satu peluang yang dapat kami coba untuk dijadikan usaha di sekitar kampus.
BAHAN
BAHAN ONDE ONDE LUMER :
Variasi resep berikutnya adalah onde onde lumer dengan
isian coklat lumer serta dibalut dengan taburan wijen.
Bahan kulit onde2 :
Ø Tepung ketan
Ø Tepung beras
Ø Gula pasir
Ø Air hangat
Ø Vanili bubuk
Ø Cokelat
batang
Ø Garam
Ø Wijen
Ø Mentega
Ø Air dingin
secukupnya untuk pencelup
Ø Minyak untuk
menggoreng
2.
PRICE
Menurut Monroe
(2005) menyatakan bahwa harga merupakan pengorbanan ekonomis yang dilakukan
pelanggan untuk memperoleh produk atau jasa. Selain itu harga salah satu faktor
penting konsumen dalam mengambil keputusan untuk melakukan transaksi atau tidak
(Engel, Blackwell dan Miniard, 1996).
Harga dikatakan mahal, murah atau biasa-biasa saja
dari setiap individu tidaklah harus sama, karena tergantung dari persepsi
individu yang dilatar belakangi oleh lingkungan kehidupan dan kondisi individu
(Schifman and Kanuk, 2001).
Untuk harga yang kami berikan relatif murah dan
terjangkau. Dengan bahan baku yang tidak menggunakan pengawet dan berbahan
alami dipastikan aman untuk di konsumsi. Harga onde onde yang kami jual 3.000 per
pcs.
|
Keterangan
|
Jumlah
|
Harga satuan
|
Jumlah
|
|
Tepung
ketan
|
1 kg
|
Rp. 15.000
|
Rp. 15.000
|
|
Tepung
beras
|
¼ kg
|
Rp. 6.000
|
Rp. 6.000
|
|
Vanili
bubuk
|
2 bungkus
|
Rp. 3.000
|
Rp. 3.000
|
|
Gula pasir
|
¼ kg
|
Rp. 8.000
|
Rp. 8.000
|
|
Wijen
|
¼ kg
|
Rp. 6.000
|
Rp. 6.000
|
|
Cokelat
batang
|
1 bungkus
|
Rp. 10.000
|
Rp. 10.000
|
|
Minyak
goreng
|
1 kg
|
Rp. 16.000
|
Rp. 16.000
|
|
Mentega
|
1 bungkus
|
Rp. 6.000
|
Rp. 6.000
|
|
Jumlah
|
|
|
Rp. 70.000
|
Jumlah total
bahan baku yang diperoleh : Rp. 70.000
Peralatan
dan perlengkapan tambahan :
a. Gas 2kg : Rp
21.000
b. 3 Box kardus
: Rp
5.000
c. Paper bag : Rp.
10.000
Total Rp.
36.000
Total bahan baku dan peralatan Rp.106.000
3.
PROMOTION
Promosi adalah kegiatan mengkomunikasikan
informasi dari penjual kepada konsumen atau pihak lain dalam saluran penjualan
untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Melalui periklanan suatu perusahaan
mengarahkan komunikasi persuasif pada pembeli sasaran dan masyarakat melalui
media-media yang disebut dengan media massa seperti koran, majalah, tabloid,
radio, televisi dan direct mail (Baker, 2000:7).
Untuk media promosi yang dapat digunakan
pada usaha ini antara lain melakukan promosi penjualan, pendekatan kepada hubungan masyarakat khusus nya di sekitar
kampus, dan pemasaran langsung. Kami
juga mengadakan promosi pengenalan produk onde onde lumer tersebut dengan
membuat diskon pada pembelian hari pertama dan sampai dengan hari ketiga
penjualan. Untuk penjualan kami akan melakukan pemasaran langsung dengan cara
datang ke kelas–kelas untuk menawarkan onde onde lumer ini. Selain itu, kami
juga mempromosikan produk onde onde lumer dari mulut ke mulut seperti dari
teman – teman mahasiwa yang kemudian ikut mempromosikan dengan media sosial nya
masing-masing.
Penentuan media promosi yang akan
digunakan didasarkan pada jenis dan bentuk produk itu sendiri. Bentuk dan jenis
makanan yang ditawarkan sangat berpengaruh dalam kertertarikan konsumen itu
sendiri. Maka dari itu, kami menjual onde onde lumer dengan rasa yang berbeda
dari yang biasanya.
4.
PLACE
Kotler (2000: 96) menyatakan bahwa
“Saluran distribusi terdiri dari seperangkat lembaga yang melakukan segala
kegiatan (Fungsi) yang digunakan untuk menyalurkan produk dan status pemiliknya
dari produsen ke konsumen”. Dari definisi diatas dapat diartikan bahwa saluran
distribusi suatu barang adalah keseluruhan kegiatan atau fungsi untuk
memindahkan produk disertai dengan hak pemiliknya dari produsen ke konsumen
akhir atau pemakai industri.
Distribusi berkaitan dengan kemudahan
memperoleh produk di pasar dan tersedia saat konsumen mencarinya. Distribusi
memperlihatkan berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk menjadikan
produk atau jasa diperoleh dan tersedia bagi konsumen sasaran.
Ø Target Pasar
Yang Dituju (Gambaran Karakteristik Pembeli)
Target pasar yang akan dituju adalah kalangan
mahasiswa. Sedangkan lokasi yang akan menjadi target utama ialah kampus dan
sekitar nya.
5.
PEOPLE
Yang dimaksud partisipan disini adalah
karyawan penyedia jasa layanan maupun penjualan, atau orang-orang
yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Dalam usaha ini partisipan
atau people yang terkait di dalam nya yaitu penjual dan mahasiswa sebagai
pembeli.
6.
PROCESS
Process adalah suatu metode pengoperasian
atau serangkaian tindakan yang diperlukan untuk menyajikan produk dan layanan
yang baik kepada pelanggan. Dalam melakukan pelayanan pada pelanggan, kami
sangat memperhatikan process yang ada di dalam interaksi penjualan dan
pembelian pada produk onde onde lumer tersebut. Contohnya, kami siap merima
saran jika ada keluhan dari pelanggan.
7.
PHYSICAL EVIDENCE (LINGKUNGAN FISIK)
Lingkungan
fisik adalah keadaan atau kondisi yang di dalamnya juga termasuk suasana.
Karakteristik lingkungan fisik merupakan segi paling nampak dalam kaitannya
dengan situasi. Yang dimaksud dengan situasi ini adalah situasi dan kondisi
geografi dan lingkungan institusi, dekorasi, ruangan, suara, aroma, cahaya,
cuaca, pelatakan dan layout yang nampak atau lingkungan yang penting sebagai
obyek stimuli (Belk 1974 dalam Assael 1992).
Physical evidence
merupakan elemen terakhir dari tambahan marketing mix selain ‘people’ and
‘process’. Sarana fisik ini merupakan satu hal yang secara nyata turut
mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk yang
ditawarkan, unsur-unsur yang termasuk dalam sarana fisik antara lain: lingkungan
fisik, dalam hal kemasan (packaging), logo beserta warna. Dengan kata lain, sarana
fisik (physical evidence) yang menarik atau unik menjadi daya tarik konsumen
dalam membeli suatu produk. Misalnya jika ada konsumen yang ingin membeli, kami
menyiapkan kemasan berupa paper bag yang disertai dengan desaign logo yang
menarik.
